Purwakarta Update | Kabid Olahraga Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Iwan Kartiwan mengklarifikasi kabar terkait mahalnya biaya retribusi di Stadion Purnawarman yang mencapai Rp 3 juta untuk satu kali pertandingan. Menurutnya, hal tersebut tidak benar, untuk tarif retribusi di Stadion Purnawarman untuk satu jam yakni Rp 1 juta. Sehingga jika tarifnya […]
Artikel Disporaparbud Purwakarta Klarifikasi Terkait Mahalnya Biaya Retribusi Stadion Purnawarman pertama kali tampil pada Purwakarta Update.
The post Disporaparbud Purwakarta Klarifikasi Terkait Mahalnya Biaya Retribusi Stadion Purnawarman appeared first on KAREBA HARI INI.
http://dlvr.it/SN4b4g
About
"Memilih hal yang terbaik adalah wajar dan manusiawi, namun persoalannya, ketika kalian tidak mendapatkan cangkir. Otomatis melihat cangkir yang dipegang orang lain dan mulai membandingkan cangkir kalian. Pikiran kalian terfokus pada cangkir, padahal yang kalian nikmati bukanlah cangkirnya melainkan kopinya". Hidup kita seperti kopi dalam sebuah analogi , cangkirnya adalah pekerjaan, jabatan, dan harta benda yang kita miliki. Pesan moralnya, jangan pernah membiarkan cangkir mempengaruhi kopi yang kita nikmati. CANGKIR bukanlah yang utama, kualitas kopi itulah yg terpenting. Jangan berpikir bahwa kekayaan yang melimpah, karier yang bagus dan pekerjaan yg mapan merupakan jaminan kebahagian. Itu konsep yang sangat keliru. Kualitas hidup kita ditentukan oleh "Apa yg ada di dalam" bukan "Apa yg kelihatan dari luar". Apa gunanya kita memiliki segalanya, namun kita tdk pernah merasakn damai, sukacita, dan kebahagian di dalam kehidupan kita? Itu sangat menyedihkan, karena itu sama seperti kita menikmati kopi basi yang disajikan di sebuah cangkir kristal yang mewah dan mahal. "Kunci menikmati kopi bukanlah seberapa bagus cangkirnya, tetapi seberapa bagus kualitas kopinya."





0 komentar:
Posting Komentar